Selasa, 02 Oktober 2012

seminggu dalam kesunyian

entahlah, aku tak lagi sadar lagi sudah berapa lama aku berada diatas
 tempat yang sangat sempit dan kumuh ini, ruangin menjijikkan sampah
 berserakan dimana-mana, tumpukan barang-barang ada setiap sudut ruang 
yang hanya mungkin berukuran 3x4 meter. aku terlelap dalam kamar yang membosaankan ini,
 mungkin sejak hari rabu, setelah aku pulang dari cost temanku yang berada di daerah glagah sari !!???
 aku bertanya pada diriku yang tak lagi kuat seperti hari selalsa dan hari-hari sebelumnya yang kurasa sangatlah semangat sekali kuarunginnya. 
Pikirianku sudah tak lagi bisa dibendung otakku kurasa sepeti   semuanya penuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang mungkin tak seharunsynya ada dan datang, 
bukan sekedar  itu, masalah yang belum terselesaikan masih tumpah tindih dibatin dan lubuk hati, 
entah siapa yang mengiatkanya aku juga tak tau, awuuu..hhh...aku coba menarik napas panjang,  dan memcoba menguasai suasana. aku coba bangkit untuk meraih batol yang ada diatas meja kecil,
 minuman yang sisa beberapa hari lalu, 
namun semuanya sia-sia, ketika niat dan keinginnanku itu tidak disetujui oleh raga,
 aku tak bisa bangit dari kasur tua, pembelian kakak sepupuku tiga tahun silam,
kepalaku kurasakan seperti tertndis batu yang beratnya 26 kg,
semuanya seperti yang ada diiklan ditv,iklan obat itu lo...ahhaha
aku hanya bisa terbaring dan terlelap dalam kepedihan, hari-hariku hanya kunikmati denangan mata tertutup 
dan berada dalam ruang tanpa ventilasi, aku tak lagi bersama mereka yang sok sibuk dengan segala urusan yang sedikit membosankan dan banyak mengasikannya.
entah berapa banyak pesan singkat yang datang dan mamipr diHP buntut yang tak layak berada ditangan, seabab dipasaran sudah tak ada, dan seharusnya ada di museum sebab ini adalah hp edisi pertama, setauku sich tapi maksudnya di Indonesia.
semua menayakan saya, tak ada yg menanyakan kabar, namun meraka hanya menyebar info dan bertanya mengapa,.???
semua tak ada yang datang, termasuk dia yang slalu disini diatas kasur ini,
entah mengapa dia menghilang, lenyap ditelan zaman tanpa ada kabar....
dia tak lagi mengirimkan aku pesan singkat, tak lagi nanya sudah makan atau belum, tak ada lagi pesan untuk makan malam bersama, semua seolah menghilang bersamaan dengan menghilanganya aku beberapa hari dari     rutinitas yang membasakanku dan menjengkelkan baginya,

namun semua terselesaikan ketika, rasa kekeluargaan dan kebersamaan itu datang, dia yang aku lupakan dan kadang aku benci datang setiap saat dengan membawa sebuah bungkusan yang beisikan nasi, membawaan aku air hangat dan beberapa pill.
dia tak menemaniku namun dia tetap perhatian, aku tau dia jadi susuah, seabab tak seharusnya dia yang merawatku, sebab ia sibuk dengan karir yang menentukan masa depannya...



by: https://www.facebook.com/rhionk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar